Rabu, 25 Desember 2013

Terus Merugi, Blackberry Jual 5 Gedung Senilai Rp 500 Miliar



Fakta Blackberry terus merugi memang tak bisa dibantah. Mereka gagal total dalam penjualan smartphone-nya tahun ini. Demi menekan biaya operasional yang terus membengkak, perusahaan asal Kanada itu telah menjual lima gedung miliknya yang bila ditotal senilai Rp 500 miliar.
Pada kuartal ketiga tahun ini, Blackberry dilaporkan merugi USD 4,4 miliar. Mereka hanya mampu menjual 1,9 juta unit smartphone yang angkanya jauh turun jika dibandingkan tahun lalu yang mampu mencapai penjualan 3,7 juta unit.
Bahkan tersiar kabar jika akibat kerugian ini Blackberry harus membatalkan merilis dua perangkat mereka yang telah dikembangkan tahun ini. Blackberry dengan kode nama ‘Kopi’ dan ‘Cafe’ batal di-launching dengan pelbagai pertimbangan yang salah satunya adalah dana.
Kabar Blackberry yang berniat untuk menjual aset dan bangunan miliknya sejatinya telah terdengar sejak beberapa bulan lalu. Namun, kabar ini masih simpang siur. Pasca nahkoda berpindah tangan ke CEO baru John Chen, kabar ini pun tenggelam.
Namun tak terduga ternyata Blackberry benar-benar menjual lima bangunan miliknya. Jika ditotal, nilai penjualan yang ada di angka USD 41 juta. Sedangkan pemilik baru kelima bangunan tersebut adalah University of Waterloo.
Kesepakatan antara keduanya dijadwalkan bakal rampung pada 14 Februari 2014. Sedangkan pihak University of Waterloo sendiri berpandangan jika kesepakatan ini penting bagi mereka yang kebetulan membutuhkan ruang dan lahan baru.
Universitas Waterloo secara total akan memiliki 28 ribu meter persegi lahan baru dengan tiga gedung yang langsung bias ditempati. Sedangkan dua gedung lainnya masih akan menjadi milik Blackberry hingga lima tahun ke depan.

sumber

0 komentar:

Posting Komentar