Tampilkan postingan dengan label administrasi negara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label administrasi negara. Tampilkan semua postingan

Senin, 30 Desember 2013

prediksi uas dan materi pendidikan pancasila

MATERI PENDIDIKAN PANCASILA

Image

RANGKUMAN MATERI PEND PANCASILA
Sejarah Pancasila
Lahirnya pancasila dilatar belakangi oleh sejarah masuknya agama besar di nusantara ( islam, hindu, budha ) menjadi landasan hidup beragama dan bermasyarakat. Selain itu juga didasari atas pergerakan Indonesia yang dimulai sejak masa hindu budha yakni pada masa kerajaan majapahit. Perumusan pancasila sendiri dimulai saat jepang menjanjikan kemerdekaan Indonesia pada tanggal 29 april 1945, karena hal itu dengan berdirinya sebuah negara maka harus memiliki landasan atau dasar bagi negara itu sendiri maka dirumuskanlah Pancasila.
Isi dari pancasila itu sendiri tertuang dalam isi pidato Mr. Muh Yamin pada tanggal 29 mei 1945 yakni : pri kebangsaan, pri kemanusiaan, pri ketuhanan, pri kerakyatan dan pri kesejahteraan. Proklamasi juga memiliki hubungan yang erat dengan lahirnya pancasila karena proklamasi merupakan titik kuliminasi dari perjuangan bangsa Indonesia dalam memperoleh kemerdekaanselain itu proklamassi juga dianggap sebagai konsekuensi bangsa Indonesia yang telah merdeka dan menyamakan kedudukannya dengan bangsa lain selain itu juga merupakan konsekuensi keluar yakni menyebarkan pemberitaan tentang kedaulatan atau kemerdekaan terhadap bangsa lain.
Pancasila sebagai sistem nilai
Sistem secara sederhana yang dapat diartikan sebagai suatu rangkaian yang saling berkaitan satu dengan yang lain. Sedangkan nilai yaitu salah satu cara atau tolak ukur dalam suatu objek yang bersifat abstrak. Jadi dapat ditarik kesimpulan bahwa sistem nilai adalah konsep atau gagasan yang menyeluruh mengenai apa yang hidup dalam pikiran seseorang atau sebagian besar anggota masyarakat.
Pancasila juga dapat bersifat objektif dan subjektif. bersifat objektif artinya nilai – nilai tersebut dapat dipakai dan diakui oleh negara – negara lain, tentunya tidak dengan nama pancasila. Sedangkan bersifat subjektif artinya bahwa nilai – nilai pancasila itu terletak pada pembawa dan pendukung nilai pancasila itu sendiri yaitu masyarakat, bangsa dan negara Indonesia. Jadi dapat disimpulkan bahwa nilai pancasila itu sendiri merupakan ideologi bagi bangsa Indonesia menjadi landasan , dasar, serta motivasi atas segala perbuatan baik dalam kehidupan sehari – hari dan dalam kehidupan kenegaraan.
Makna sila – sila pancasila
1. Arti dan makna sila ketuhanan yang maha Esa
Dalam konteks bernegara pancasila mengatur kebebasan masyarakat Indonesia untuk memluk agama sesuai dengan keyakinannya. Dengan sila ketuhanan yang Maha Esa itu maka bangsa Indonesia mempunyai satu asas yang dipegang teguh yaitu bebas untuk memeluk agama dan beribadah menurut agama masing – masing.
2. Arti dan makna sila kemanusiaan yang adil dan beradab
Dengan adanya sila ini dengan sendirinya jika dalam kelompok terdapat ras, tidak boleh berbuat eksklusif atau menyendiri satu sama lain. Hal ini berarti bahwa setiap mannusia mempunyai derajat yang sama dihadapan hukum.
3. Arti dan makna sila persatuan indonesia
Makna dalam sila ini adalah nasionalisme, nasionalisme dalam hal ini adalah perasaan satu sebagai suatu bangsa, satu dengan seluruh bangsa yang ada dalam masyarakat. Oleh karena itu hal – hal yang sifatnya tidak sejalan dengan persatuan dan kesatuan harus diusahakan agar tidak terwujud sebagai suatu prinsip dalam masyarakat indonesia.
4. Arti dan makna sila kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwaakilan.
Permusyawaratan diusahakan agar dapat menghasilkan keputusan – keputusan yang diambil secara bulat.
5. Arti dan makna sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Keadilan berarti adanya persamaaan dan salin menghargai karya orang lain. Kemkmuran yang merata bagi seluruh rakyat dalam arti dinamis dan meningkat. Dinamis dalam arti diupayakan lebih tinggi dan lebih baik.
Isme – isme dewasa ini
Liberalisme : Liberalisme adalah suatu paham yang menghendaki adanya kebebasan
individu dalam segala bidang. Menurut paham ini titik pusat dalam hidup
ini adalah individu. Karena ada individu maka masyarakat dapat tersusun
dan karena individu pula negara dapat terbentuk. Oleh karena itu, masyarakat
atau negara harus selalu menghormati dan melindungi kebebasankemerdekaan
individu. Setiap individu harus memiliki kebebasan kemerdekaan,
seperti dalam bidang politik, ekonomi, dan agama.
Nasionalisme : nasionalisme adalah satu paham yang menciptakan dan mempertahankan kedaulatan sebuah negara dengan mewujudkan satu konsep identitas bersama untuk sekelompok manusia. Para nasionalis menganggap negara adalah berdasarkan beberapa “kebenaran politik”.
Sosialisme : (sosialism) secara etimologi berasal dari bahasa Perancis sosial yang berarti kemasyarakatan. Istilah sosialisme pertama kali muncul di Perancis sekitar 1830. Umumnya sebutan itu dikenakan bagi aliran yang masing-masing hendak mewujutkan masyarakat yang berdasarkan hak milik bersama terhadap alat-alat produksi, dengan maksud agar produksi tidak lagi diselenggarakan oleh orang-orang atau lembaga perorangan atau swasta yang hanya memperoleh laba tetapi semata-mata untuk melayani kebutuhan masyarakat. Dalam arti tersebut ada empat macam aliran yang dinamakan sosialisme: (1) sosial demokrat, (2) komunisme,(3) anarkhisme, dan (4) sinkalisme (Ali Mudhofir, 1988). Sosialisme ini muncul kira-kira pada awal abad 19, tetapi gerakan ini belum berarti dalam lapangan politik. Baru sejak pertengahan abad 19 yaitu sejak terbit bukunya Marx, Manifes Komunis (1848), sosialisme itu (seakan-akan) sebagai faktor yang sangat menentukan jalannya sejarah umat manusia.
Terorisme : adalah serangan-serangan terkoordinasi yang bertujuan membangkitkan perasaan teror terhadap sekelompok masyarakat. Berbeda dengan perang, aksi terorisme tidak tunduk pada tatacara peperangan seperti waktu pelaksanaan yang selalu tiba-tiba dan target korban jiwa yang acak serta seringkali merupakan warga sipil.
Akibat makna-makna negatif yang dikandung oleh perkataan “teroris” dan “terorisme”, para teroris umumnya menyebut diri mereka sebagai separatis, pejuang pembebasan, pasukan perang salib, militan, mujahidin, dan lain-lain. Tetapi dalam pembenaran dimata terrorism : “Makna sebenarnya dari jihad, mujahidin adalah jauh dari tindakan terorisme yang menyerang penduduk sipil padahal tidak terlibat dalam perang”. Padahal Terorisme sendiri sering tampak dengan mengatasnamakan agama.
Amandemen UUD’45
Undang – undang di indonesia telah mengalami beberapa kali amandemen (perubahan – perubahan ). Sejak mei 1998 bangsa indonesia bertekad mereformasi berbagai bidang kehidupan kenegaraan dengan catatn :
• Amandemen tidak merubah negara kesatuan republik Indonesia
• Amandemen tidak merubah pembukaan UUD’ 45
• Amandemen tetap mempertahankan sistem presidensial
Sejak tahun 1999 sampai tahun 2002 majelis permusyawaratan rakyat RI telah empat kali menetapkan perubahan pasal – pasal yang di ubah dan ada pula pasal – pasal yang ditambah.
I. Perubahan pertama terhadap pasal UUD’45 ditetapkan pada tanggal 19 oktober 1999.
II. Perubahan Kedua ini dilakukan pada sidang MPR, tepatnya pada tanggal 18 agstus 2000.
III. Perubahan ketiga ditetapkan oleh MPR pada tanggal 9 november 2001.
IV. Perubahan keempat dilakukan pada sidang tahunan MPR bulan agustus 2002.
Pelaksanaan UUD’45 pada masa awal kemerdekaan ( 18 agustus 1945 – 27 desmber 1949 )
Dengan ditetapkannya pancasila dan UUD ’45 oleh PPKI mmerupakan modal berharga untuk mendapatkan pemerintahan RI yang bisa berjalan dengan baik. Namun sebelum cita – cita itu terwujud bangsa Indonesia harus dihadapkan pada masalah baru yaitu kehadiran tentara sekutu dan nica ke wilayah Indonesia. Hal itu membuat pemerintah dan rakyat Indonesia memusatkan perhatian dan upaya mempertahankan negara kesatuan RI dan sistem pemerintahan berdasarkan UUD’45 belum dapat dilaksanakan.
Pada awal berdirinya negara ini banyak lembaga tinggi negara belum terbentuk. Hal ini kemudian diantisipasi dengan aturan peralihan pasal 4. Untuk memperkuat kedudukan komite nasional Indonesia pusat, maka pada tanggal 16 oktober 1945 dikeluarkannya maklumat wakil presiden nomor X yang isinyaa KNIP sebagai pembantu presiden menjadi badan yang diberi tugas legislativ dan ikut menetapkan GBHN.
Pada tanggal 3 november 1945 diumumkan lagi maklumat wakil presiden tentang pembentukan partai – partai politik. Selanjutnya atas usul KNIP keluarlah maklumat pada tanggal 14 november 1945 yang isinya merubah kabinet presidensial menjadi kabinet parlementer.
Maka seejak tanggal 14 november 1945 itu kekuasaan eksekutif dipegangkan oleh perdana mentri dan mentri – mentri yang bertanggung jawab kepada KNIP bukan kepada presiden. Di lain pihak perundingan dengan belanda dan sekutu memenangkan Indonesia sebagai sebuah negara merdeka dan pengakuan kedaulatan Indonesia oleh belanda pada tanggal 27 desember 1945 dengan syarat :
a. Negara RI dipecah – pecah menjadi negara – negara bagian (RIS)
b. UUD’45 diganti menjadi UUD KRIS
Maka sejak saat itu Indonesia menjadi negara serikat dengan UUD yang ditentukan oleh sekkutu dengan paham liberalisme.
Masa UUDS 1945 ( 17 AGUSTUS 1950 – 5 JULI 1959 )
Sejak diberlakukannya UUD kris maka Indonesia menjadi negara federal. Tetapi semangat dan perjuangan bangsa Indonesia untuk mempersatukan republik Indonesia kembali menjadikan negara RI utuh kembali. Pada tanggal 17 gustus 1950 negara KRIS sudah sepenuhnya menjadi negara RI dengan UUDS 1950 dan system pemerintahan bersifat perlementer.
Bentuk pemerintahan dan bentuk negara Indonesia menurut pasal 1 UUDS RI 1950 menyatakan :
1. RI yang merdeka dan berdaulat ialah suatu negara hukum yang demokratis dan berbentuk kesatuan.
2. Kedaulatan RI adalah di tangan dan dilakukan oleh pemerintah bersama – sama DPR.
Sistem pemerintahan nyang dianut oleh UUDS 1950 adalah parlementer dengan menggunakan kabinet parlementer yang dipimpin oleh seorang perdana mentri. Pada saat mulai berlakunya UUDS 1950 badan legislatif yang ada adalah DPR ssementara yang terdiri dari gabungan DPR RIS ditambah dengan anggota dan ketua BPKNIP ditambah dengan anggota atas penunjukan presoden.
Pada sistim parlementer fungsi presiden sebagai kepala pemerintahan digantikan oleh perdana mentri sehingga presiden hanya sebagai kepala negara atau simbol negara. Presiden sebagai kepala negara memilik tugas – tugas sebagai berikut :
A. Mewakili negara di acara – acara negara
B. Mengangkat duta dan konsult
C. Menerima tamu negara
D. Menyatakan perang
Sedangkan dalam sistim presidensial presiden memiliki fungsi sebagai kepala pemerintahan yaitu bertugas menjalankan semua sistim pemerintahan dalam satu negara.
Pada perkembangannya dengan adanya UUDS 1950 ini menyebabkan munculnya banyak masalah dalam pemerintahan negara sehingga presiden soekarno memutuskan untuk kembali mengguanakan uud 1945 sebagai dasar negara Indonesia dan setelah itu pada tanggal 5 juli 1959 presiden soekarno mengeluarkan dekrit presiden yang berisi:
a. Pembubaran konstituante
b. Berlakunya kembali UUD’45 dan tidak berlakunya lagi UUDS 1950
c. Pembentukan MPR sementara dan DPA sementara.
Dengan adanya dekrit inilah yang menjadi sumber hukum dan penyelenggaraaan pemerintahan.
Pelaksaan UUD 1945 Pada Masa Orde Lama dan Orde Baru
Orde Lama (5 Juli 1959 – 11 Maret 1966)
Masa orde lama di mulai sejak adanya Dekrit Presiden 5 Juli 1959 dan mulai berlakunya kembali Undang – Undang Dasar 1945 bagi bangsa dan Negara Republik Indonesia. Dengan demikian, Dekrit Presiden 5 juli 1959 itu merupakan sumber hukum dan ketatanegaraan yang sangat penting di Negara Republik Indonesia.
Pada masa orde lama, seharusnya segala sistem pemerintahan dan pelaksanaannya sesuai yang di atur dalam UUD 1945. Akan tetapi, dalam kenyataannya terdapat berbagai penyimpangan.Seperti pengangkatan presiden soekarno sebagai presiden seumur hidup yang jelas – jelas bertentangan dengan UUD 1945.
masa orde baru ( 11 maret 1966 – 21 mei 1998 )
orde baru merupakan tatanan seluruh kehidupan rakyat, bangsa dan negara yang diletakkan kembali pada kemurnian pelaksanaan pancasila dan UUD’45. Tekat orde baru ialah melaksanakan pancasila dan UUD’45 dengan murni dan konsekuen. Namun pada masa ini juga terjadi banyak penyimpangan yang dilakukan oleh pemerintahan Orde Baru. Kebijakan – kebijakan yang diambil pemerintah juga cenderung untuk kepentingan golongan. Selain itu juga terjadi banyak teror fisik maupun psikologis.
Dalam pelaksanaan Orde Baru berusaha melaksanakan demokrasi dengan sebaik – baiknya anatara lain dengan menyelenggarakan pemilihan umum guna mewujudkan adanya MPR.
Pembukaan UUD 1945 ( arti dan makna )
Arti dan Makna Alinea – alinea pembukaan UUD 1945
• Alinea pertama
Pada alinea pertama terdapat dua asas pikiran yaitu perikemanusiaan dan perikeadilan.
• Alinea kedua
bangsa Indonesia dari dalam terpaksa berjuang untuk merealisir hak kodrat dan hak morilnya ke merdekaan atas kedauatan sendiri, berhasil membentuk negara indonesia yang dicita – citakan dan mempunyai sifat – sifat tertentu.
• Alenia ketiga
Bangsa indonesia menyatakan kemerdekaan indonesia itu atas kekuatan bangsa indonesia sendiri , didukung oleh seluruh rakyat.
• Alenia keempat
Berisi pokok kaidah negara yang fundamental yaitu : fungsi dan tujuan negara , keharusan adanya undang – undang dasar, adanya asas politik negara yaitu republik yang berkedaulatan dan adanya asas kerohanian negara.
Tujuan pembukaan UUD 1945
1. Mempertanggungjawabkan
2. Menetapkan cita – cita bangsa
3. Proklamasi kemerdekaan menjadi permulaan dan dasar hidup kebangsaan.
4. Sebagai ketentuan pedoman dan pegangan.
Hubungan pembukaan UUD 1945 dengan UUD
Aline – alinea dalam pembukaan UUD 1945 memiliki hubungan sendiri dengan UUD. Alinea pertama sampai ketiga memiliki hubungan dengan peristiwa yang mendahului terbentuknya negara Indoonesia, tidak mempunyai hubungan yang organis dengan UUD.
Sedangkan alinea keempat memiliki hubungan dengan terbentuknya UUD itu sendiri selain itu juga memiliki hubungan dengan pembentukan pemerintahan negara akan diatur di dalam UUD. Kemudian negara Indonesia berbentuk republik yang berkedaulatan rakyat. Dan sebagai ditetapkannya dasar pancasila.
Hubungan pembukaan UUD 1945 dengan proklamasi 17 agustus 1945
letak dan sifat hubungan antara pembukaan dengan proklamasi
1. Proklamasi dan pembukaan adalah satu kesatuan.
2. Ditetapkannya pembukaan pada 18 agustus 1945 bersama – sama dengan ditetapkannya UUD
3. Pembukaan pada hakikatnya merupakan pernyataan kemerdekaan yang lebih rinci.
Pancasila sebagai orientasi dan kerangka acuan pembangunan
pancasila sebagai orientasi pembangunan.
Pada saat ini pancasila lebih banyak dihadapkan pada tantangan berbagai varian kapitalisme dari pada komunisme atau sosialisme. Ini disebabkan perkembangan kapitalisme yamg bersifat global. Fungsi pancasila ialah memberi orientasi terbentuknya struktur kehidupan sosial politik dan ekonomi yang manusiawi, demokratis dan adil bagi seluruh rakyat.
Pancasila sebagai kerangka acuan pembangunan
Pancasila diharapkan dapat menjadi kerangka referensi untuk membangun suatu model masyarakat atau untuk memperbaharui tatanan sosial budaya. ada dua fungsi dari pancasila sebagai kerangka acuan: 1. Pancasila menjadi dasar visi yang memeberi inspirasi untuk membangun suatu corak tatanan sosial budaya yang akan datang. 2. Pancasila sebagai nilai – nilai dasar menjadi refrensi kritik sosial budaya.
Pancasila sebagai paradigma pembangunan bangsa
Pancasila sebagai paradigma artinya nilai – nilai dasar pancasila secara normativ menjadi dasar, keranga acuan, dan tolak ukur segenap aspek pembangunan nasional yang dijalankan di Indonsia.
1. Sebagai paradigma pembangunan pendidikan.
Pendidikan pada dasarnya adalah pemanusiaan, dan ini memuat hominiasi dan humanisasi. Salah satu agenda penting dalam upaya mengatasi krisis dalam kehidupan berbangsa kita adalah melalui pendidikan .
2. Sebagai paradigma pembangunan ideologi.
Ideologi merupakan prinsiip dunamika, karena merupakan pedoman yang berbentuk cita – cita
3. Sebagai paradigma pembangunan politik.
Dengan kelima prinsipnya pancasila menjadi dasar yang cukup integratif bagi kelompok – kelompok politik yang cukup heterogen dalam sejarah Indonesia modern.
4. Sebagai paradigma pembangunan ekonomi
Dalam penyusunan sistem ekonomi nasional yang tangguh untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur, pancasila lah yang menjadi landasan filos0fisnya.
5. Sebagai paradigma pengembangan sosial
Karena indonesia memiliki keberagaman budaya maka untuk mempersatukannya tetap menggunakan pancasila sebagai landasannya.
6. Sebagai paradigma pembangun ketahanan nasional
7. Kaitan pancasila dengan ketahanan nasional adalah kaitan antara ide yang mengakui pluralitas yang membutuhkan kebersamaan.
8. Sebagai paradigma pembangun hukum
Hukum di indonesia bersumber pada pancasila
9. Sebagai paradigma pembangun beragama
Untuk mewujudkan kesatuan dan menghargai pluralitas dalam masyarakat.
10. Sebagai paradigma perkembangan iptek
Ilmu teknologi yang berkembang harus dapat dipertanggung jawabkan tentang hak dan kewajiban dalam mengembangkan iptek diatur dalam pancasila.

PREDIKSI UAS DAN PENGANTAR ILMU ADMINISTRASI NEGARA

Pengertian Administrasi
à Pengaturan yang rapi, sistematis dan  penataan fakta secara tertulis.
à  Alat untuk menjamin kelancaran & keberesan dalam melakukan perhubungan, persetujuan dan perjanjian secara tertulis.
à  Pengaturan           tulis menulis, surat  menyurat dan mencatat segala perubahan / kejadian dalam organisasi.
à Proses kerjasama          dua orang atau lebih           rasionalitas              tujuan yang telah ditentukan
Administrasi dalam arti luas
         Suatu proses
         Kerangka kerjasama
         Dilakukan sekelompok orang
         Untuk  mencapai tujuan.
Administrasi dalam arti sempit                TATA USAHA :
Penyediaan, penyimpanan dan penyampaian informasi              diperlukan pimpinan                 mengelola kegiatan kerjasama.
Administrasi sebagai ADM. NEGARA                Legislatif,eksekutif,judikatif
( Dwight Waldo )
Suatu seni dan ilmu tentang manajemen yang dipergunakan untuk mengatur urusan negara.
ILMU  à bidang studi lapangan penelitian ilmiah.
SENI  à fungsi praktis adm publik/negara.
8        unsur administrasi Negara ( The Liang Gie )
-          ORGANISASI                                    - KOMUNIKASI
-          PERSONALIA/KEPEGAWAIAN       - KEUANGAN/PENDANAAN
-        PERBEKALAN/PERALATAN             - HUBUNGAN MASYARAKAT
-        MANAJEMEN                                     - TATA USAHA

   
ORGANISASI :
         Kolektivitas yang mempunyai lingkungan tertentu dan aturan normatif, jenjang otorita, sistem komunikasi dan sistem koordinasi keanggotaan yang secara relatif bersifat kontinyu dan melakukan aktivitas yang dihubungkan dengan tujuan yang telah ditentukan sebelumnya.(M. HALL).
         (Spesialisasi, tujuan, dan koordinasi)

MANAJEMEN
         Usaha untuk mendapatkan hal-hal yang dikerjakan melalui usaha orang lain.             (KOONTZ  & O’DONNEL).
         FUNGSI :
POAC            ( Planning, Organizing, Actuating,
                           Controlling )                  à     G.R. TERRY
POCCC         ( Planning, Organizing, Commanding
                            Coordinating, Controlling)   à   H. FAYOL
POSDCORB  ( Planning, Organizing, Staffing,
                            Directing, Coordinating,  
                            Reporting, Budgeting).  à  L.M. GULLICK
POMC           ( Planning, Organizing, Motivating,
                            Controlling).                à   PAUL HERSEY
·         FUNGSI :
ü  PERENCANAAN (PLANNING)
penyusunan garis besar yang memuat sesuatu yang harus dikerjakan dan metoda untuk melaksanakannya dalam rangka mencapai tujuan organisasi
Macam perencanaan : perencanaan jangka panjang, menengah dan pendek
Kualifikasi rencana yang baik:
-           Tujuan jelas
-                      Meliputi seluruh tindakan yang diperlukan
-                      Fleksibel untuk penyesuaian
-                      Berisi rencana yang luas wilayah kerjanya
-                      Memungkinkan pengecekan
-                      Sudah disebarluaskan
-                      Keseimbangan antara sumber dan kegiatan
-                      Pekerjaan tulis menulis berkurang (Henry Fayol)

ü  PENGORGANISASIAN (ORGANIZING)
Aktivitas yang berhubungan dengan penyusunan struktur yang dirancang untuk membantu pencapaian tujuan yang telah ditentukan

ü  PENYEDIAAN STAF (STAFFING)
Pengarahan dan latihan sekelompok orang yang mengerjakan suatu tugas dan memelihara kondisi kerja yang menyenangkan
  Upaya yang biasa dilakukan : latihan jabatan, penugasan khusus, simulasi, permainan peranan, pengembangan diri dsb

ü  PENGARAHAN (DIRECTING)
Pembuatan keputusan dan penyatuan dalam aturan yang bersifat khusus dan umum
Fungsi pengarahan melibatkan pembimbingan dan supervisi terhadap usaha bawahan dalam rangka pencapaian sasaran organisasi

ü  PENGKOORDINASIAN (COORDINATING)
Kegiatan yang mempertalikan berbagai bagian pekerjaan dalam suatu organisasi
  Keberhasilan koordinasi dapat dipengaruhi oleh keberhasilan/ efektivitas fungsi perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan

ü  PELAPORAN (REPORTING)
Fungsi yang berkaitan dengan pemberian informasi kepada manajer sehingga dia dapat mengikuti perkembangan dan kemajuan kerja
Penting dalam system informasi manajemen yang digunakan untuk pembuatan keputusan oleh manajer

ü  PENGANGGARAN (BUDGETING)
Fungsi yang berkenaan dengan pengendalian organisasi melalui perencanaan fiskal dan akutansi
         Tiga tujuan anggaran : pengawasan, manajemen, dan perencanaan
         Empat fungsi anggaran : kontrol, manajemen, perencanaan dan evaluasi

ADMINISTRASI NEGARA / PUBLIC
Dwight Waldo :
v  Organisasi dan manajemen dari manusia dan benda guna mencapai tujuan pemerintah.

Peranan administrasi Negara
   Gerald E Caiden :
ü  STABILISATOR MASYARAKAT
ü  PERUBAHAN SOSIAL
ü  KUNCI MENUJU MASYARAKAT MODERN

7 KEKHUSUSAN ADMINISTRASI PUBLIK/NEGARA   (Gerald E Caiden)
o   Kehadirannya tidak bisa dihindari
o   Mengharapkan kepatuhan
o   Mempunyai prioritas
o   Mempunyai ukuran yang tidak terbatas karena cakupan wilayah yang luas
o   Manajemen puncaknya adalah politik
o   Penampilan sulit diukur
o   Lebih banyak harapan diletakkan padanya

5 IDENTIFIKASI ADMINISTRASI PUBLIK/NEGARA  (Gerald E Caiden)
o   ADMINISTRASI PEMERINTAHAN
o   ORGANISASI PUBLIK
o   ORIENTASI SIKAP ADMINISTRASI
o   PROSES YANG BERSIFAT KHUSUS
o   ASPEK PUBLIK

ADMINSTRASI NEGARA dan ORGANISASI SWASTA / PRIVAT
(Glenn O Stahl)
o   Pelayanan Negara lebih Urgen / Mendesak
o   Pelayanan Neg bersifat Monopoli /Semi Monopoli
o   Hubungan Hukum Publik
o   Perbuatan diamati Masyarakat
o   Tidak terikat pada Harga Pasar
o   Melayani Semua orang secara Sama
o   Tidak Memihak dalam Pertentangan Masyarakat
o   Bersifat Anonim (yang penting Instansi)
o   Karya Perseorangan tidak nampak

ILMU YANG DEKAT DENGAN ADMINISTRASI NEGARA
·         Ilmu Sejarah
digunakan untuk melihat fakta masa kini dan memberikan perspektif masa depan.
Tiga kegunaan analisis sejarah  ( Dwight Waldo ):
-          Observasi filosofis yang dapat mengungkap keajegan administrasi
-          Teknik analisis pemecahan masalah lewat keberlangsungan proses administrasi bersama-sama dengan aspek kehidupan masyarakat lainnya
-          Teknik administrasi dalam melihat keberhasilan suatu administrasi.

·         Antropologi Budaya
 Antropologi Budaya (yang lekat dengan aspek geografis) menjadi pelengkap ilmu sejarah (yang bertolak dari sifat kronologis)

·         Ilmu Ekonomi
ü  Dimensi ekonomi banyak digunakan dalam administrasi yang berkaitan dengan studi kebijakan publik
ü  Banyak istilah ekonomi dipakai dalam AN 
ü  Ekonomi membuat keputusan untuk memajukan efisiensi, sedang manajemen pemerintah untuk menyelenggarakan pemerintahan secara efisien

·         Psikologi
ü  Sangat dekat dengan AN jika sebagai proses pembuatan keputusan
ü  Studi yang berkembang antara lain tentang kepuasan kerja, produktivitas, motivasi dan partisipasi dalam organisasi, perilaku rasional, kohesi kelompok, kepemimpinan, pemilihan alternatif dsb

·         Sosiologi
ü  Sosiologi mempelajari norma/kaidah sosial, lembaga sosial, kelompok sosial dan lapisan sosial yang telah memberikan warna pada administrasi negara
ü  Konsep sosiologis yang dipakai misalnya kajian tentang birokrasi dan kooptasi

·         Ilmu Administrasi
ü  Munculnya Gerakan Manajemen Ilmiah yg mengejar pencapaian efisiensi dengan teknik tertentu “analisis waktu dan gerak”
ü  Kajian/studi tentang manajer, manajemen dan administrasi, perkembangan personil, organisasi dsb merupakan pengaruh dari administrasi
ü  Penerapan PPBS (Planning Programming Budgeting System) dalam administrasi negara yaitu programme-oriented administration merupakan bentuk nyata yang lain dari hubungan diantara keduanya

·         Ilmu Politik
Orientasi politik dalam studi administrasi negara meletakkan AN sebagai satu elemen dalam proses politik pemerintahan

ORGANISASI DALAM ADMINISTRASI NEGARA
Model organisasi (Nicholas Henry)
ü  MODEL TERTUTUP (CLOSED MODEL)
         Model teori organisasi yang paling berpengaruh dalam pemikiran administrasi negara
         Istilah yg dikenal : birokratik, hirarki, formasi, rasional, dan mekanistik
         Model teori yg berkembang : Teori Birokratik, Manajemen Ilmiah, dan Manajemen Administrasi/generik

ü  MODEL TERBUKA (OPEN MODEL)
         Secara tradisional berpengaruh besar pada administrasi niaga/bisnis
         Istilah yg lekat : kolegial, kompetitif, pasar bebas, natural, informal, dan organik
         Model teori yang berkembang : Hubungan Manusia, Perkembangan Organisasi, dan Lingkungan Organisasi

ü  MODEL SINTESIS (THE NEWER TRADITION)
ü  menjelaskan organisasi sebagai kondisi yg dimotivasi oleh kebutuhan untuk merutinkan dan merasionalkan kerja internal organisasi dan hubungannya dengan lingkungan
ü  Ada 3 asumsi :
a)      Organisasi & lingkungan dpt melakukan perubahan;
b)      Organisasi & anggotanya bertindak untuk mempertahankan hidupnya;
c)      Organisasi & anggotanya dapat membuat dan belajar dari kesalahan  

MODEL ORGANISASI
u Unit lini berkaitan dengan kegiatan implementasi organisasi
u Unit staf mempunyai aktivitas memberikan nasihat kepada pimpinan

KOORDINASI
·         Konsekuensi adanya pembagian tugas atau spesialisasi
·         Kegiatan untuk menyatukan semua aktivitas organisasi menuju tujuan yang sama
·         Koordinasi dapat efektif jika : pembagian kerja jelas; pengembangan semangat kerjasama yang besar; tersedia fasilitas kontak & tata hubungan; ciptakan tahap-tahap kegiatan.

PENGENDALIAN / PENGAWASAN
·         AKTIVITAS UNTUK MEMBUAT KEGIATAN UNIT-UNIT KERJA SESUAI RENCANA
·         DILAKUKAN UNTUK MENCEGAH PENYIMPANGAN
·         TIGA MACAM ORIENTASI PENGAWASAN :
MASUKAN (INPUT)              : ditekankan pada masukan fisik / finansial
 HASIL (OUTPUT)     : ditekankan pada angka pencapaian hasil
PENAMPILAN (PERFORMANCE)  :  ditekankan pada kualitas pelaksanaan kegiatan


PARADIGMA ADMINISTRASI  NEGARA
Pengertian (Robert T Golembiewski)
·         Kajian keilmuan/akademis untuk melihat dan menganalisis perkembangan ilmu berdasarkan locus dan focus
·         Locus             tempat/lokasi dari bidang studi ( AN = birokrasi pemerintahan)
·         Focus             sasaran spesialisasi dari bidang studi



5 PARADIGMA ADMINISTRASI NEGARA
1.      Dikotomi Politik – Administrasi ( 1900 – 1926 )
Frank J Goodnow dan Leonard D White :
Dua fungsi pokok pemerintahan
a.       Politik ( legislative )
b.      Administrasi ( eksekutif )
Empat dorongan munculnya administrasi:
a)      Politik seharusnya tidak usah mengganggu lagi administrasi
b)      Manajemen memberikan sumbangan analisisnya terhadap administrasi
c)      Administrasi negara mampu menjadikan dirinya sebagai ilmu pengetahuan yang value free
d)     Misi dari ilmu administrasi adalah ekonomis dan efisiensi

2        Prinsip-prinsip Administrasi, ( 1927 – 1937 )
WF Willoughby               Principles of Public Administration
·           Prinsip administrasi dapat diterapkan dan diikuti di bidang apapun tanpa terkecuali
·           Luther Gulick dan Lyndal Urwick mementingkan focus daripada locus lewat POSDCORB
3        Administrasi Negara sebagai Ilmu Politik, ( 1950 – 1970 )
4        Administrasi Negara sebagai Ilmu Administrasi, (1956 – 1970 )
5        Administrasi Negara sebagai Ilmu Administrasi Negara,(  1970 )

ILMU ADMINISTRASI NEGARA

1.      PARADIGMA ( PARADIGM )
2.      PENDEKATAN (APPROACH)
3.      TEORI  ( THEORY)
4.      MASHAB ( SCHOOL OF THOUGHT)

MASA TANTANGAN / KRISIS IDENTITAS ( 1937 – 1947 )
Karena ketidak percayaan, kritik, serangan

PENDEKATAN ADMINISTRASI NEGARA

Robert B Presthus                             Felix A Nigro                        
Institusional                            Awal
Struktural                                Pasca PD II
Behavioral                               Adm. Publik Baru

    J.C Buecher                                   Maurice Spiers
Tradisional                              Matematika
Behavioral                               Sumber Daya Manusia
Desisional                                Sumber Daya Umum       
Ekologis 

Thomas J. Davy                                C.L. Sharma
Manajerial                               Proses Administrasi
Psikologis                                Empiris
Politis                                      Perilaku Manusia
Sosiologis                                Sistem Sosial
                                                Matematik
                                                Pembuatan Keputusan   

RANGKUMAN PENDEKATAN   C.L. SHARMA
          Pendekatan Proses administrasi (pendekatan operasional),
Administrasi adalah proses kerja yang dipergunakan untuk mencapai tujuan organisasi
         Pendekatan Empiris (pendekatan pengalaman)
Melakukan generalisasi atas kasus-kasus yang telah terjadi dengan sukses
         Pendekatan Perilaku manusia,
Untuk encapai tujuan organisasi tergantung pada penerapan prinsip-prinsip psikologis. Manusia sebagai elemen utama administrasi
         Pendekatan Sistem sosial,
Administrasi sebagai satu sistem sosial. Kesadaran akan berbagai keterbatasan organisasi dapat menumbuhkan semangat kerjasama di antara anggota-anggota organisasi
          Pendekatan Matematik,
Model-model matematik dapat diterapkan pada administrasi, dengan tujuan untuk melakukan peramalan
         Pendekatan Teori keputusan,
Pembuatan keputusan sebagai fungsi utama administrasi.

TEORI ADMINISTRASI NEGARA

William L Morrow                            Stephen P Robbins
Teori Deskriptif                       Teori Hubungan Manusia
Teori Preskriptif                      Teori Pengambilan Keputusan
Teori Normatif                        Teori Perilaku
Teori Asumtif                          Teori Sistem
      Teori Instrumental                   Teori Kontingensi                                

Stephen K Bailey
Teori Deskriptif Eksplanatori
Teori Normatif
Teori Asumtif
Teori Instrumental





MASHAB TEORI ADMINISTRASI NEGARA

C. L. Sharma                        
         Proses Administrasi
         Empirik
         Perilaku Manusia
         Sistem Sosial
         Pembuatan Keputusan
         Matematika                  
Gerald E Caiden
Sama dengan yang diatas tapi di tambahi lagi yang ini;            
         Analisis Birokratik
         Integrasi

prediksi uas dan materi Asas - Asas Manajemen

6 Unsur Manajemen :
  1. Money
  2. Market
  3. Metode
  4. Material
  5. Main
  6. Mechine
POACH + 6 M + TIME + INFORMASI
-. Manajemen ilmu,sains,art
-.Sejarah perkembangan manajemen
Pendekatan Dalam Manajemen
Manajemen = Manas = Tangan " Bahasa Itali " Etimologi to Control by Hand.
Secara terminologi dikategorikan dalam 2 kelompok :
  1. Pendefinisian manajemen : Penekanan optimasi dan koordinasi,pemanfaatan sumber-sumber/tugas-tugas pencapaian tujuan
  2. Penekanan fungsi-fungsi manajemen untuk mencapai tujuan.
Kritik
Prinsip umum Manajemen

Latar belakang
. Empat belas Prinsip Manajemen yang dikembangkan oleh Henri Fayol (1841-1925) dan telah dianggap sebagai salah satu organisasi klasik teori yang secara universal berlaku untuk setiap jenis organisasi.
Teori organisasi klasik adalah teori tradisional dan tetap menjadi fondasi yang lainnya teori organisasi sekolah telah dibangun. Oleh karena itu banyak analisis berikutnya menganggap pemahaman itu.
Dipengaruhi oleh revolusi industri di tahun 1700-an dan terkait dengan profesi mekanik dan teknik industri, prinsip-prinsip mendasar dikembangkan berdasarkan asumsi-asumsi sebagai berikut:
  1. Organisasi dan individu berperilaku sesuai dengan prinsip-prinsip ekonomi yang rasional.
  2. Salah satu cara terbaik untuk mengatur produksi adalah melalui penyelidikan yang sistematis dan ilmiah.
  3. Organisasi ini didirikan untuk memenuhi produksi dan ekonomi yang berhubungan dengan tujuan.
Kita juga harus ingat bahwa kepercayaan awal teori manajemen, termasuk Henri Fayol, tentang bagaimana organisasi bekerja atau harus bekerja adalah refleksi langsung dari nilai-nilai sosial periode itu. Evolusi teori ini di era pekerja yang dipandang sebagai bagian dari mesin, bukan sebagai individu. . Selain itu, peralatan yang mahal dan sulit terjangkau. Sebagai konsekuensinya, penggunaan tenaga kerja dengan alat mereka sendiri untuk menggantikan mesin yang digerakkan oleh kekuasaan yang berlaku.
Henri Fayol, seorang eksekutif Perancis engineer dan Managing Director perancis besar perusahaan pertambangan lokal, mengembangkan komprehensif pertama teori manajemen, Administrasi Industrielle et Generale (diterbitkan di Perancis pada tahun 1916), hampir diabaikan di Amerika Serikat sampai terjemahan bahasa Inggris, umum dan industri Manajemen, muncul pada tahun 1949. Sejak itu, sumbangannya telah diakui secara luas sebagai landasan dan karya signifikan.
Tema Utama
Fayol mengusulkan bahwa manajemen adalah sebuah kegiatan umum bagi semua manusia yang terlibat dalam organisasi. Prinsip-prinsip-Nya terdiri dari unsur-unsur sebagai berikut:
  1. Pembagian kerja. Output dapat ditingkatkan dengan spesialisasi, membuat karyawan menjadi lebih efisien.
  2. Otoritas. Hak atau kekuasaan untuk memberi perintah kepada bawahan adalah otoritas. Dimanapun otoritas ada, tanggung jawab muncul.
  3. . Disiplin. Karyawan harus mematuhi aturan organisasi. Disiplin yang baik harus berasal dari perjanjian antara perusahaan dan karyawan dengan keadilan dan pemahaman yang jelas tentang kedua belah pihak. Hukuman dapat diterapkan untuk pelanggaran aturan.
  4. Kesatuan Komando. Setiap bawahan harus menerima pesanan dari satu lebih unggul.
  5. Kesatuan Arah. Organisasi kegiatan yang memiliki tujuan yang sama harus dibimbing oleh seorang manajer, dengan menggunakan satu rencana.
  6. Interests subordinasi individu untuk Kepentingan Umum. Kepentingan satu karyawan (atau kelompok karyawan) tidak boleh mendahului atas kepentingan organisasi secara keseluruhan.
  7. . Remunerasi. Para karyawan harus dibayar upah yang adil. Hadiah harus digunakan sebagai alat dorongan.
  8. Sentralisasi. Tingkatan yang bawahan terlibat dalam pengambilan keputusan. Apakah keputusan yang terpusat atau terdesentralisasi adalah soal proporsi.
  9. Rantai skalar. Garis kewenangan dari atas ke terendah jajaran manajemen.
    Untuk menghindari keterlambatan, komunikasi lintas dapat diperbolehkan apabila disetujui oleh semua pihak yang terlibat.
10. Order. Bahan dan orang harus berada di tempat yang tepat pada waktu yang tepat.
  1. Ekuitas. Para manajer harus menjadi baik dan adil kepada bawahan mereka
  2. Periode Jabatan stabilitas Personnel. Perputaran karyawan tinggi menjadi sumber inefisiensi. Para manajer harus memastikan pengganti di tangan ketika kekosongan muncul.
  3. Inisiatif. Kekuatan berpikir keluar, mengusulkan dan mengeksekusi. Manajemen harus mendorong karyawan untuk berasal dan melaksanakan rencana. Mendesak ini cenderung untuk meningkatkan tingkat usaha.
  4. Esprit de Corps. Menumbuhkan semangat tim adalah cara untuk membangun harmoni dan persatuan di antara karyawan.
Perbandingan Henri Fayol kepada Frederick Taylor
Henri Fayol Frederick W. Taylor
  • 1841-1925 1841-1925
  • 1856-1915 1856-1915
  • Administrasi umum teoretisi
  • Ahli teori manajemen ilmiah
  • 1916 1916
  • 1911 1911
  • Prinsip umum Manajemen
  • Management Prinsip Manajemen Ilmiah
  • Menggarisbawahi semua elemen yang diperlukan untuk mengatur dan mengelola perusahaan secara keseluruhan.
  • EMenekankan pada teknologi dan prosedur yang digunakan oleh pekerja individu à meningkatkan efisiensi.
  • Top down
  • Bottom up

Kesimpulan

Berbeda dengan The Principles of Scientific Management, yang diperkenalkan pada tahun 1911 oleh Frederick Winslow Taylor, salah satu dari teori klasik yang menonjol dalam periode bersamaan, yang menekankan pada teknologi yang digunakan oleh individu pekerja dalam rangka meningkatkan efisiensi produksi; Fayol menggarisbawahi semua elemen diperlukan untuk mengatur dan mengelola sebuah perusahaan besar secara keseluruhan.
Kontribusi utamanya adalah pada titik bahwa ia adalah penganut teori administrasi umum pertama yang mengembangkan teori lengkap penuh dengan menyarankan para manajer apa yang harus dilakukan dan apa yang merupakan praktek-praktek manajemen yang baik. Lebih dari delapan dekade telah berlalu sejak prinsip-prinsip ini diusulkan. Seperti kita bergerak ke usia industri yang pesat dan perkembangan teknologi, Anda mungkin berpikir prinsip-prinsip ini hanya akal sehat saat ini. Penting untuk memahami bahwa hal itu benar-benar membutuhkan intuisi untuk mengusulkan gagasan seperti yang signifikan dalam lingkungan di mana tidak ada batas yang jelas pekerja dan tanggung jawab pengelolaan, tidak adanya standar kerja yang efektif, dan tidak ada konsep yang jelas tentang bagaimana organisasi bekerja dan bagaimana mereka harus terstruktur atau dikelola.
Namun demikian, ada beberapa keterbatasan dan argumen pada unsur-unsur tertentu dari prinsip-prinsip yang diusulkan. Sebagai contoh, Pembagian kerja / spesialisasi, yang berarti membagi pekerjaan ke dalam tugas-tugas khusus dan berulang-ulang agar mereka sesederhana mungkin. Argumen adalah pekerjaan yang dapat menjadi terlalu khusus. Ketika ini terjadi, karyawan mengungkapkan rasa frustrasi dan bosan dengan mengambil hari libur, bersosialisasi sekitar daripada berkonsentrasi dalam pekerjaan mereka sendiri, dan mengabaikan kualitas pekerjaan. Akhirnya, efisiensi menurun.
Kontroversi lain adalah pada prinsip Komando Kesatuan. Sementara Fayol dan banyak ahli teori klasik percaya bahwa seorang bawahan harus mempunyai satu lebih unggul daripada yang ia atau dia langsung bertanggung jawab, teoretisi kontemporer melihat prinsip ini logis hanya ketika organisasi relatif sederhana.Namun dalam beberapa keadaan, Kesatuan Komando menyebabkan kaku seperti yang kita lihat dari struktur matriks, yang menciptakan rantai komando ganda dan benar-benar melanggar aturan Fayol.
Contoh terakhir saya kontroversi terkait dengan Otoritas. Fayol diasumsikan otoritas adalah kekuasaan yang berasal dari posisi manajerial. Kekuatan ini adalah satu-satunya sumber pengaruh terhadap bawahannya. Oleh karena itu, manajer semua kuat dalam setiap aspek.
Ini bisa jadi benar lima puluh tahun yang lalu ketika staf yang kurang penting. Saat ini, kondisi sebelumnya tidak lagi ada. Otoritas dari hak yang sah tidak sama dengan kekuasaan, yang dapat disebut kapasitas seorang individu untuk mempengaruhi keputusan. Akibatnya, sebuah fokus eksklusif pada otoritas menghasilkan sempit, tidak realistis melihat pengaruh dalam organisasi.
Mengingat fakta bahwa semua perubahan yang telah terjadi di lingkungan selama lebih dari delapan puluh tahun, beberapa unsur prinsip-prinsip Fayol pasti menjadi terbatas. TPadahal, untuk sebagian besar, mereka masih memberikan wawasan berharga mengelola organisasi yang efektif dan efisien.
Bagaimana artikel ini dapat memberikan kontribusi kepada studi lebih lanjut tentang "Manajer dan Mengelola"?
Seperti disebutkan sebelumnya, unsur-unsur tertentu mungkin tidak sesuai dengan zaman sekarang. Dengan meninjau semua elemen, memeriksa dampak pada manajemen prinsip-prinsip ini di era teknologi informasi saat ini, dan menyelidiki secara mendalam mengapa unsur-unsur tertentu yang tidak bisa diterapkan dalam lingkungan yang berubah cepat ini; ini prinsip-prinsip empat belas manajemen dapat berkontribusi sebagai alat untuk penelitian lebih lanjut.
  1. ASAS - ASAS MANAJEMEN

    Istilah manajemen mengandung tiga pengertian, yaitu :
    1. manajemen sebagai proses
    2. manajemen sebagai kolektifitas orang-orang yang melakukan manajemen
    3. manajemen sebgai suatu seni dan ilmu

    Beberapa pengertian manajemen :
    Menurut Ensiklopedia of the social science :
    Manajemen adalah suatu proses dengan mana pelaksanaan suatu tujuan tertentu diselenggarakan dan diawasi.
    Menurut Haiman :
    Manajemen adalah fungsi untuk mencapai sesuatu melalui kegiatan orang lain dan mengawasi usaha-usaha individu untuk mencapai tujuan bersama.
    Menurut George R. Terry :
    Manajemen adalah pencapaian tujuan yang ditetapkan terlebih dahulu dengan mempergunakan kegiatan orang lain.

    Manajer pada umumnya mempunyai kegiatan antara lain :
    Planning, organizing, staffing, directing, dan controlling, hal ini pun dapat kita kenali sebagai proses manajemen, fungsi manajemen bahkan unsur manajemen.

    Para ahli manajemen seperti ;

    Chaster I Barnard
    Henry Fayol Mereka beranggapan bahwa manajemen
    Alfin Brown adalah ilmu sekaligus seni.
    Horald Kontz
    Cyrl
    George R Terry




    Manajemen sebagai seni = Berfungsi untuk mencapai tujuan yang nyata
    mendatangkan hasil atau manfaat (dengan pemakaian pengetahuan manajemen pada situasi tertentu).

    Manajemen sebagai Ilmu = Berfungsi menerangkan fenomena-fenomena, keadaan, penjelasan tentang manajemen itu sendiri (yang melahirkan teori, pendapat, statemen yang dapat dipertahankan, teruji dan terbukti).

    Enam M yang digunakan manajer :
    Man = Manusia dengan kata lain sumber daya manusia
    Money = Modal / investor
    Material = Bahan baku
    Machine = Mesin / alat
    Methode = Cara / Sistem
    Market = Pasar / Konsumen

    Manajemen dari sudut proses
    Planning = perencanaan
    Organizing = pengorganisasisan, pembagian kerja/wewenang, tanggung jawab
    Staffing = penyusunan personalia, sesuai kemampuan dan pendidikan
    Directing = pemberian bimbingan, arahan, perintah kepada bawahan
    Controlling = pengawasan atau pengendalian kerja sesuai arah tujuan organisasi

    Fungsi-fungsi manajemen
    Loise A. allen = Leading, planning, organizing, controlling
    Prajudi Atmosudirjo = planning, organizing, directing/actuating, controlling
    Henry Fayol = planning, organizing, commanding, coordinating,
    controlling.
    Luther Gullich = planning, organizing, staffing, directing, coordinting,
    reporting, budgetting.
    Dr. S.P. Siagian, MPA = planning, organizing, motivating, controlling.
    George R. Terry = planning, organizing, actuating, controlling.

    Dr. Winardi, SE = planning, organizing, coordinating, actuating, leading,
    communication, controlling.
    The Liang Gie = planning, decission making, directing, coordinating,
    controlling, improving.

    (dapat ditambahkan perbandingan masing-masing pendapat tersebut, kelebihan, dan kekurangan).
    Kombinasi dari masing-masing penulis diatas adalah :
    (Dikenal juga dengan istilah 10 fungsi-fungsi manajemen)
    a. Forcasting
    b. Planning
    c. Organizing
    d. Staffing/ assembling resources
    e. Directing / Commanding
    f. Leading
    g. Coordinating
    h. Motivating
    i. Controlling
    j. Reporting
Definisi Manajemen 1
Dari literature yang ada, manajemen dapat dilihat dari tiga pengertian, yaitu :
  1. Manajemen sebagai suatu proses :
    1. yaitu suatu proses dimana pelaksanaan suatu tujuan tertentu dilaksanakan dan diawasi (menurut Encyclopedia of Social Science)
    2. yaitu fungsi untuk mencapai suatu tujuan melalui kegiatan orang lain, mengawasi usaha-usaha yang dilakukan individu untuk mencapai tujuan (menurut Haiman)
    3. yaitu cara pencapaian tujuan yang telah ditentukan terlebih dahulu dengan melalui kegiatan orang lain (menurut George R.Terry)
  2. Manajemen sebagai suatu kolektivitas, yaitu merupakan suatu kumpulan dari orang-orang yang bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama. Kolektivitas atau kumpulan inilah yang disebut manajemen. Sedangkan orang yang bertanggung jawab terhadap berjalannya suatu tujuan atau berjalannya aktivitas manajemen disebut manajer.
  3. Manajemen sebagai suatu ilmu atau seni, melihat bagaimana aktivitas manajemen dihubungkan dengan prinsip-prinsip dari manajemen. (Menurut Henry Fayol, Alvin Brown Harold, George R.Terry, dan Koontz Cyrill O’Donnel).
Fungsi-fungsi Manajemen 2
Fungsi Manajemen menurut beberapa penulis, antara lain :
Loise A. Allen = Leading, planning, organizing, controlling
Prajudi Atmosudirjo = planning, organizing, directing/actuating, controlling
Henry Fayol = planning, organizing, commanding, coordinating, controlling.
Luther Gullich = planning, organizing, staffing, directing, coordinating, reporting, budgetting.
Dr. S.P. Siagian, MPA = planning, organizing, motivating, controlling.
George R. Terry = planning, organizing, actuating, controlling.
Dr. Winardi, SE = planning, organizing, coordinating, actuating, leading,
communication, controlling.
The Liang Gie = planning, decission making, directing, coordinating,
controlling, improving.
Pada hakekatnya fungsi-fungsi di atas dapat dikombinasikan menjadi 10 fungsi, yaitu :
  1. Forcasting (ramalan), yaitu kegiatan meramalkan, memproyeksikan tehadap kemungkinan yang akan terjadi bila sesuatu dikerjakan.
  2. Planning (perencanaan) yaitu penentuan serangkaian tindakan dan kegiatan untuk mencapai hasil yang diharapkan.
  3. Organizing (organisasi) yaitu pengelompokan kegiatan untuk mencapai tujuan,termasuk dalam hal ini penetapan susunan organisasi,tugas dan fungsinya.
  4. Staffing/ assembling resources (penyusunan personalia) yaitu penyusunan personalia sejak dari penarikan tenaga kerja baru,latihan dan pengembangan sampai dengan usaha agar setiap petugas memberi daya guna maksimal pada organisasi.
  5. Directing / Commanding ( pengarahan atau mengkomando ) yaitu usaha memberi bimbingan saran-saran dan perintah dalam pelaksanaan tugas masing-masing bawahan (delegasi wewenang) untuk dilaksanakan dengan baik dan benar sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.
  6. Leading yaitu pekerjaan manajer untuk meminta orang lain agar bertindak sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.
  7. Coordinating (koordinasi) yaitu menyelaraskan tugas atau pekerjaanagar tidak terjadi kekacauan dan saling lempar tanggung jawab dengan jalan menghubungkan menyatu-padukandan menyelaraskan pekerjaan bawahan.
  8. Motivating (motivasi) yaitu pemberian semangat,inspirasi dan dorongan kepada bawahan agar mengerjakankegiatan yang telah ditetapkan secara sukarela.
  9. Controlling (pengawasan) yaitu penemuan dan penerapan cara dan peralatan untuk menjamin bahwa rencana telah dilaksanakan sesuai dengan tujuan.
  10. Reporting (pelaporan) yaitu penyampaian hasil kegiatan baik secara tertulis maupun lisan.
Definisi Efektif 1
yaitu kemampuan guna memilih berbagai alternative yang ada untuk mencapai tujuan yang diinginkan.
Definisi Efisien 1
Yaitu kemampuan menyelesaikan suatu pekerjaan dengan benar,dicapai dengan menghitung tingkat ratio dari keluaran (output) dan masukan (input).berapa besar biaya yang dikeluarkan untuk mencapai tujuan dibandingkan dengan hasil atau pendapatan yang diterima dari tercapainya tujuan tersebut.
  • Manajemen adalah sebuah proses
  • Fungsi-fungsi manajemen
  • Sumber-sumber manajemen
  • Tugas-tugas manajemen
  • Tujuan dan sasaran
Tujuan Manajemen : Efektivitas dan Efisiensi
  • Administrasi
  • Organisasi
  • Manajemen
  • Keputusan
  • Pengambil Keputusan
  • Human Resource
  • Manusia
Manajemen sebagai profesi : pengambil keputusan dengan melihat situasi dan kondisi
Manajer : Keterampilan : Generalis
  • Teknis
  • Administratif
  • Hubungan Kemanusiaan
  • Konseptual
  • Diagnosa
Penilaian Seorang Manajer :
  • Keterampilan manajemen dari seorang manajer
  • Motivasi
  • Pengetahuan manajemen
Pendekatan manajemen : pemikiran manajemen yaitu yang menunjuk pada teori dan prinsip-prinsip yang menuntun orang di dalam organisasi.
Seseorang harus memahami teori manajemen secara hakekat
5 Pendekatan utama di dalam teori manajemen :
  1. Pendekatan Pra Klasik :
  • Robert Owen : Manusia adalah aset yang paling penting di dalam manajemen sehingga perlu adanya perbaikan kondisi pekerjaan dan kehidupan pekerja.
  • Charles Babbage : Didalam proses pelaksanaan tugas-tugas dan sumber daya organisasi di dalam proses pencapaian tujuan harus ada pembagian kerja dan spesialisasi.
2. Pendekatan Klasik :
  • Pendekatan manajemen birokrasi,Mark Webber : Ada sebuah bentuk organisasi yang memburuhkan manajemen khusus.
Dasole : Tidak sesuai harapan dengan kenyataan
Pendekatan Prilaku
  • Pendekatan hubungan kemanusiaan
  • Tingkat produktivitas organisasi tanpa di manage.
"Abraham Maslow dan Douglas Mc Gregor"
Abraham Maslow : Teori Motivasi
  • Kebutuhan Dasar
  • Kebutuhan Keamanan
  • Kebutuhan sosial
  • Kebutuhan Harga Diri
  • Kebutuhan Aktualisasi Diri
Douglas Mc Gregor : Teori X dan Y
" Sifat manusia ada 2 yang saling bertentangan"
teori x manusia memiliki sifat negatif.
teori y pada dasarnya manusia itu bersifat positif,memandang manajemen sebagai manusia sosial.
Pendekatan Manajemen yang di sebut dengan Pendekatan Kontemporer
Teori Manajemen Kontemporer.
Beberapa pendekatan sudah dibicarakan dimuka, dimana pendekatan-pendekatan tersebut mengalami perkembangan. Ada beberapa perkembangan yang cenderung mengintegrasikan pendekatan-pendekatan sebelumnya, menjadikan batas-batas pendekatan yang telah dibicarakan menjadi tidak jelas. Namun demikian ada pendekatan yang tetap berakar pada pendekatan-pendekatan tertentu. Bagian berikut ini akan membicarakan pendekatan baru dalam manajemen :
1) Pendekatan Sistem
Sistem dapat diartikan sebagai gabungan sub-sub sistem yang saling berkaitan. Organisasi sebagai suatu sistem akan dipandang secara keseluruhan, terdiri dari bagian-bagian yang berkaitan (sub-sistem), dan sistem/organisasi tersebut akan berinteraksi dengan lingkungan.
Pada proses selanjutnya pendekatan inilah yang selama ini digunakan dalam sistem manajemen pendidikan di indonesia. Sebelum munculnya sistem pendekatan-pendekatan yang baru.

Manajemen Teori & Praktek (Pendekatan Kontemporer)

Meskipun Taylor memperkenalkan penggunaan ilmu pengetahuan sebagai alat manajemen, tetapi kebanyakan organisasi tidak mengadopsi penggunaan kuantitatif manajemen hingga Perang Dunia - II dengan perencana militer untuk pertahanan & masalah-masalah logistik.

Pendekatan membantu manajer membuat keputusan dengan mengembangkan model matematika formal di tangan dari masalah. Computers have facilitated the development of scientific quantitative methods. Komputer telah memfasilitasi pengembangan ilmiah metode kuantitatif.
CONTOH: - Statistik teori keputusan, analisis titik impas, simulasi, untuk casting model persediaan, dll.
- Manajer tidak tergantung pada teknik & menggunakannya hanya sebagai suplemen & alat dalam pengambilan keputusan & alasan adalah:
- Banyak manajer akan menggunakan hasil yang konsisten dengan pengalaman mereka, intuisi (indra keenam), dan penilaian dan mereka mungkin menolak hasil yang bertentangan dengan kepercayaan mereka.
- Kebanyakan manajer tidak pernah dilatih untuk menggunakan alat manajemen kuantitatif.
- Akhirnya banyak keputusan-keputusan manajerial non - rutin & tidak terduga.

KONSEP KUNCI
- Aplikasi analisis kuantitatif untuk keputusan manajemen.

MASUKAN
- Mengembangkan metode-metode matematis tertentu analisis masalah.
- Membantu manajer memilih alternatif terbaik di antara himpunan.

PEMBATASAN
- Models mengabaikan faktor non diukur.
- Manajer tidak terlatih dalam teknik-teknik & mungkin tidak percaya atau memahami teknik, hasil.
- Tidak cocok untuk non rutin atau tak terduga keputusan manajemen.

II. PERILAKU ORGANISASI
Selama tahun 1950 transisi [sunting] terjadi pada pendekatan hubungan manusia. Sarjana mulai mengenali bahwa produktivitas pekerja & keberhasilan organisasi didasarkan pada lebih maka kepuasan ekonomi atau kebutuhan sosial. Calon yang telah direvisi, yang dikenal sebagai perilaku organisasi, studi & mengidentifikasi kegiatan-kegiatan manajemen yang mempromosikan efektivitas karyawan melalui pemahaman sifat yang kompleks ...
Identifikasi Faktor Eksternal dan Internal Organisasi
Faktor eksternal organisasi terdiri atas unsure-unsur yang berada di luar organisasi, dimana unsure ini tidak dapat dikendalikan dan diketahui terlebih dahulu oleh manajer, tapi mempengaruhi manajer dalam mengambil keputusan.
Faktor Eksternal organisasi terbagi menjadi dua, yaitu :
  1. lingkungan mikro, yaitu lingkungan yang mempunyai pengaruh langsung terhadap kegiatan manajemen yang terdiri atas, penyedia, langganan, para pesaing, lembaga perbankan, dan bukan bank, dll.
  2. Lingkungan makro, yaitu lingkungan yang mempunyai pengaruh tidak langsung, seperti kondisi perekonomian, perubahan teknologi, politik, social, dsb.
Faktor internal yaitu unsur-unsur yang terdapat di dalam lingkungan organisasi, antara lain :
  1. Sumber Daya, yaitu input-input dalam proses produksi. Ada yang berwujud (antara lain sumber daya keuangan, organisasi, fisik, dan teknologi), dan ada yang tak berwujud (yaitu sumber daya manusia, organisasi, dan reputasi)
  2. Financial (uang)
  3. Management (manajemen)